Mummy Zaman Yunani-Romawi Kuno Ditemukan di Mesir

Kairo - Departemen Kepurbakalaan
Mesir mengumumkan bahwa tim arkeolog mereka menemukan mumi yang berada
dalam peti mayat berukiran indah menggambarkan seorang wanita bermata
lebar memakai tunik. Penemuan itu merupakan bagian pemakaman semasa
Greco-Romawi berisi 14 kuburan di sebuah oasis gurun terpencil.
"Mummi
gaya Romawi ini menjadi penemuan pertama yang ada di Oasis Baharita,
berada 300 km barat daya dari Kairo. Ini penemuan yang unik," kata
arkeolog Mahmoud Afifi, Pemimpin penggalian arkeologi.
Peti mati
wanita yang ditemukan dibawah tangga pasir itu memiliki panjang satu
meter. Dan memperlihatkan seorang wanita memakai tunik panjang, jiibab,
gelang dan sepatu, serta kalung bermanik. Batu-batu berwarna pada
sisi-sisi peti mati itu memberikan kesan dia terjaga. Tim arkeologi
belum dapat memastikan tahun asal sang mumi.
"Dari gaya
penguburannya mengindikasikan ia berasal dari pemerintahan lama romawi
di Mesir yang berlangsung selama ratusan tahun dan dimulai tahun 31 SM,"
tambah Afifi seperti yang dikutip pada AP, Rabu (14/4/2010).
Semula,
Tim menduga menemukan peti mati seorang anak karena patungnya kecil,
tapi dilihat dari dekorasi dan gambar pada peti mengindikasikan sebagai
makam seorang wanita. Kemungkinan besar, wanita ini seseorang anggota
yang berpengaruh dan kaya di kalangan masyarakatnya, hal itu terlihat
dari peti matinya.
Selain mumi, Tim arkeologi juga menemukan
empat topeng anthropoid (menyerupai manusia) yang terbuat dari plester,
kepingan yang berukirkan gambar empat anak Horus, beberapa koin uang
logam, serta tanah liat. Empat putra Horus, yakni Imsety, Duamutef,
Hapi, dan Qebehsenuef, merupakan dewa kuno Mesir. Ukiran itu menunjukkan
adanya pengaruh religi Mesir dalam periode Yunani-Romawi.
Karena
banyak ditemukan peninggalan sejarah, kini Pemerintah mesir mengubah
status area itu dari pusat kegiatan pemuda menjadi situs bersejarah
Mesir. [lia/kun]
Sumber : beritajatim.com
