Universitas Bakrie Seleksi Mahasiswa Korban Lumpur
Sidoarjo - Yayasan Peduli Lumpur Sidoarjo (Yaplus) dibawah naungan Bakrie melaksanakan ujian seleksi di SMUN 1 Sidoarjo untuk masuk Universitas Bakrie.
Seleksi kali ini diikuti sebanyak 31 siswa, 21 siswa dari keluarga korban lumpur dan sisanya diluar siswa terdampak lumpur. Dalam seleksi kali ini, para orang tua siswa juga ikut memberi semangat ikut mengantarkan anaknya dan menunggui diluar gedung agar bisa mengisi materi soal dan bisa lolos.
Sebastian Djafar, Ketua Yayasan Peduli Lumpur Sidoarjo (Yaplus) penjaringan siswa siswi berprestasi ini dilakukan tidak hanya di Sidoarjo saja melainkan di seluruh Indonesia "Harapannya, agar lulusan S1 nantinya benar-benar berkualitas, baik tingkat Nasional maupun tingkat Internasional," ujarnya Rabu (14/4/2010).
Universitas Bakrie menyediakan lima jurusan yakni Teknologi Informatika, Ilmu Komunikasi, Manajemen, Akuntansi dan Sistem Informasi. Beasiswa yang diberikan Universitas Bakrie adalah gratis SPP, semua kebutuhan sekolah termasuk kebutuhan hidup dan mess selama belajar di Universitas Bakrie akan ditanggung sampai lulus wisuda.
"Kriteria yang diharapkan, anak-anak warga terdampak lumpur nantinya, bisa meraih IPK nilai 3 disemester 1 dan 2. Semester 3 dan 4 dievaluasi lagi, kalau bisa mendapatkan nilai IPK 3,25. Untuk semester 5 dan 6 dengan nilai IPK 3,4 biaya kuliah semua akan ditanggung. Khusus semester 7 dan 8 bila jika mendapat nilai IPK 3,6, maka akan diberikan subsidi biaya penulisan skripsi Rp 5 juta/orang," papar dia dengan menyebut, para rekrutmen itu juga mendapatkan buku paket gratis dan sebuah laptop yang dipinjamkan dan menjadi milik yang bersangkuta kalau sudahn lulus.
Khoirul Huda sekretaris GKLL (Gabungan Korban Luapan Lumpur), sangat gembira melihat upaya yang dilakukan Bakrie khususnya dibidang pendidikan. "Pendidikan untuk korban lumpur juga menjadi prioritas keluarga Bakrie dan digratiskan,” tandasnya.[isa/ted]
sumber : beritajatim.com
