menu

Anak Gunung Kelud Berlumut, Pengunjung Sepi

Kamis, 15 April 2010 08:45:36 - oleh : redaksi - dilihat 59

Kediri – Meski pertumbuhan anak Gunung Kelud di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngacar, Kabupaten Kediri dipastikan maksimal, namun aktivitas gunung berapi itu tetap berlanjut. Pengunjung masih dilarang mendekat hingga radius 250 meter dari kubah lava.

Salah satu petugas pos pantau Gunung Kelud kepada beritajatim.com mengatakan, pada radius 250 meter dari danau kawah tersebut masih sangat rawan. Pasalnya, guguran bebatuan serta hembusan asap yang temperaturnya tinggi masih sangat membahayakan.

"Meski demikian, pertumbuhan Anak Gunung Kelud itu sendiri sudah maksimal. Ini ditadai dengan munculnya tumbuhan lumut. Kendati demikian, pada kedalaman sekitar satu meter, suhunya lava masih sangat panas," ujar petugas di pos pantau, Rabu (14/4/2010).

Data dari pos pantau Gunung Kelud, hingga kini tinggi anak gunung mencapai 250 meter dengan diameter 456 meter. Frekuasi gempa masih sering terjadi, namun didominasi oleh gempa tektonik dalam.

Sementara itu, munculnya tumbuhan lumut tidak membuat antusias pengunjung. Terlebih, setelah muncul kabar Anak Gunung Kelur mengeluarkan gas beracun, serta peningkatan aktifitas yang menyebabkan turunnya sejumlah hewan dari hutan.

Tomo (45), petugas wisata Gunung Kelud mengatakan, pengunjung relative sepi. Hanya saja, ketika hari libur jumlahnya mencapai 600 orang. "Untuk hari-hari biasa hanya sekitar 20-50 pengunjung saja. Bahkan, saat ini banyak para pedagang yang terpaksa tutup, karena memang sepi," keluh Tomo. [nng/kun]

sumber : beritajatim.com


Kirim ke Teman  Cetak             

Berita "Gaya Hidup" Lainnya

Pencarian Berita

Advetisement

Polling

Siapakah Walikota Surabaya 2010 Pilihan Anda

 

Terpopuler